Senin, 18 September 2023

Upaya Masyarakat Terkait Diklaimnya Reog Ponorogo Oleh Malaysia

 Pada april 2022, tagar #savereogponorogo memenuhi media sosial dan menjadi perbincangan. Ditahun 2023,tagar ini mencuat kembali  di berbagai media sosial. Masyarakat Indonesia menaikkan tagar tersebut untuk melindungi warisan budaya yang akan diklaim oleh Malaysia. Reog Ponorogo sendiri adalah warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis, religious, dan filosofis yang terkandung di dalamnya. Tak hanya sekedar warisan budaya, Reog Ponorogo ini telah didaftakan oleh pemerintah Indonesia ke UNESCO  pada tahun 2013 sebagai warisan budaya tak benda. Reog Ponorogo merupakan kesenian tua yang harus dijaga kelestariaannya agar tidak mudah diklaim oleh negara lain.



Melestarikan Warisan Budaya

Pelestarian terhadap Reog Ponorogo memang kurang adanya. Bukti klaim negara lain terhadap Reog Ponorogo membuktikan bahwa masyarakat dan pemerintah Indonesia kurang dilestarikan. Padahal tarian Reog Ponorogo menunjukkan nilai historis tentang perang Kerajaan Kediri dan Kerajaan Ponorogo. Kedua kerajaan tersebut beradu ilmu hitam hingga menyebabkan para penari kerasukan saat menarikan tarian tersebut. Oleh karena itu, tarian ini dipercaya memiliki unsur magis bagi sebagian orang. 

Penari Utama dalam tari reog ini menggunakan topeng berukuran sangat besar berbentuk kepala singa, serta di bagian atasnya bertaburan bulu merak yang megah dan diiringi alat musik tradisional seperti gong. Sebagai warisan yang kental akan nilai-nilai budanyanya sudah sepatutunya untuk dijaga. Berikut ini adapun cara melestarikan warisan budaya Reog Ponorogo :

  • Mengadakan Pementasan Reog Ponorogo ketika mengadakan acara. Dengan begitu tari reog akan semakin dikenal oleh pemuda-pemuda di Indonesia
  • Mengadakan Pameran Kesenian Budaya Indonesia
  • Menggerakkan sekolah-sekolah untuk mengadakan ekstrakulikular terkait budaya lokal seperti tarian reog ini.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar