Rabu, 20 September 2023

Ciri-ciri Gerak Tari Sumatera yang Khas


 



Indonesia dikenal kaya akan seni dan budaya. Tiap daerah memiliki seni budaya tersendiri yang tidak ada di daerah lain. Salah satunya adalah seni tari. Hampir di setiap daerah memilili keunikan tersendiri, baik itu dari gerakan, pakaian maupun musik yang mengiringi. Berikut 3 ciri-ciri gerak tari Sumatra yang khas.

Ciri-Ciri Gerak Tari Sumatra

Mengutip buku berjudul Pendidikan Seni Tari: Buku untuk Mahasiswa karangan Taat Kurnita Yeniningsih (2018: 26), tari adalah gerakan-gerakan dari seluruh bagian tubuh manusia yang disusun selaras dengan irama serta mempunyai maksud tertentu.

Sementara tari tradisional yaitu tari yang lahir dan berkembang di daerah tertentu berpedoman pada kebiasaan dan adat turun-temurun yang dianut oleh masyarakat di daerah tersebut.

Tari tradisional yang ada di berbegai daerah Indonesia memiliki beberapa fungsi, yaitu :

1). Media upacara keagamaan

2). Media upacara kraton

3). Media upacara perayaan-perayaan dalam kehidupan

4). Media hiburan

5). Media pertunjukkan

Dengan perbedaaan latar belakang dan fungsi tari tradisional, maka setiap tari di daerah memiliki ciri khas masing-masing, termasuk tari daerah Sumatra. Tari daerah Sumatra memiliki ciri-ciri gerakan tersendiri dibandingan dengan tari daerah lainnya, diantaranya:

  1. Gerak tari pada umumnya dilakukan secara lincah dan gesit.
  2. Gerak tari lebih menekankan pada gerakan-gerakan kaki.
  3. Gerak lengan, tangan, jari, leher, dan kepala sangat sederhana atau tidak rumit, seperti gerakan jari membuka dan merapat.

Ciri-ciri di atas adalah gerakan tari secara umum, namun tiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, yaitu:

1. Sumatra Barat

Tari dari daerah Sumatra Barat memiliki gerakan yang sederhana, banyak menggunakan gerak tangan dengan jari yang membuka, badan naik turun dan memutar.

2. Sumatra Selatan

Tari daerah Sumatra Selatan memiliki ciri-ciri gerakan yang lincah, membawa cawan berisi lilin, dan badan merendah dalam membawa lilin.

3 Ciri-Ciri Gerak Tari Sumatra

Mengutip buku berjudul Pendidikan Seni Tari: Buku untuk Mahasiswa karangan Taat Kurnita Yeniningsih (2018: 26), tari adalah gerakan-gerakan dari seluruh bagian tubuh manusia yang disusun selaras dengan irama serta mempunyai maksud tertentu.

Sementara tari tradisional yaitu tari yang lahir dan berkembang di daerah tertentu berpedoman pada kebiasaan dan adat turun-temurun yang dianut oleh masyarakat di daerah tersebut.

Tari tradisional yang ada di berbegai daerah Indonesia memiliki beberapa fungsi, yaitu :

1). Media upacara keagamaan

2). Media upacara kraton

3). Media upacara perayaan-perayaan dalam kehidupan

4). Media hiburan

5). Media pertunjukkan

Dengan perbedaaan latar belakang dan fungsi tari tradisional, maka setiap tari di daerah memiliki ciri khas masing-masing, termasuk tari daerah Sumatra.

Tari daerah Sumatra memiliki ciri-ciri gerakan tersendiri dibandingan dengan tari daerah lainnya, diantaranya:

1.     Gerak tari pada umumnya dilakukan secara lincah dan gesit.

2.     Gerak tari lebih menekankan pada gerakan-gerakan kaki.

3.     Gerak lengan, tangan, jari, leher, dan kepala sangat sederhana atau tidak rumit, seperti gerakan jari membuka dan merapat.

Ciri-ciri di atas adalah gerakan tari secara umum, namun tiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, yaitu:

1. Sumatra Barat

Tari dari daerah Sumatra Barat memiliki gerakan yang sederhana, banyak menggunakan gerak tangan dengan jari yang membuka, badan naik turun dan memutar.


Perbesar

2. Sumatra Selatan

Tari daerah Sumatra Selatan memiliki ciri-ciri gerakan yang lincah, membawa cawan berisi lilin, dan badan merendah dalam membawa lilin.

3. Sumatra Utara

Ciri-ciri tari daerah Sumatra Utara adalah gerakan yang lincah, ringan, dinamis, dan sangat energik.

4. Nangroe Aceh Darusalam

Tari daerah ujung Sumatra ini diperagakan dengan lincah, luwes, dan ringan. Selain itu memiliki tari daerah NAD sering diikuti dangan gerakan tepuk tangan.

5. Jambi/Riau

Tari daerah Jambi dan Riau ciri-ciri gerakan yang cepat, lincah, dan dinamis. Tari daerah Jambi dan Riau juga sering melakukan loncatan dan putaran badan yang diikuti dengan liukan tubuh.

Dengan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia, seharusnya kita dapat mengetahui tarian daerah-daerah di Indonesia dan tetap melestarikan budaya tersebut agar tidak hilang ditelan zaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar