Tarian Sajojo jadi salah satu pertunjukan pada gala dinner KTT G20 di kawasan wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK). Sejumlah kepala negara terlihat begitu menikmati sajian pertunjukan di momen gala dinner KTT G20. Salah satunya mereka di buat takjub oleh Tarian Sajojo dari Papua.
Tarian Sajojo merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Papua, tarian ini juga termasuk jenis tarian pergaulan yang bisa ditarikan oleh siapa saja pria maupun wanita, tua atau muda. Selain itu ada yang unik dimana sejumlah pimimpin negara mengenakan batik pada acara ini KTT G20 yang berlangsung 15-16 November di Bali.
Tarian Sajojo juga menggambarkan semangat kebersamaan dan gotong royong rakyat Papua. Selain itu, Tarian Sajojo sangat mengandalkan kekompakan gerakan para penari yang terdiri dari beberapa orang atau tim.
Tarian ini sendiri diambil dari lirik lagu yang mengiringi tariannya yaitu lagu yang berjudul "Sajojo". Sajojo sendiri merupakan lagu daerah Papua yang menceritakan seorang gadis yang diidolakan dan dicintai kampungnya.
Meskipun gerakan Tarian Sajojo tidak terlalu menggambarkan lirik lagu tersebut,namun iramanya yang penuh keceriaan dalam lagu tersebut sangat cocok dengan gerakan Tarian Sajojo.
Mungkin karena irama lagu Sajojo yang penuh keceriaan saat mengiringi Tarian Sajojo membuat para kepala negara G20 takjub dan merinding dibuatnya. Selain Tarian Sajojo masih banyak lagi penampilan-penampilan yang menggambarkan kebudayaan indonesia.
Melihat acara tersebut lewat berita dibikin merinding, apalagi melihat secara langsung dengan mata kepala kita sendiri. Acara ini tidak akan berlangsung semeriah ini tanpa adanya persiapan yang matang. Semua ini membutuhkan proses yang panjang bahkan jauh sebelum KTT G20 diadakan.
Sungguh ini adalah momen terbesar yang bisa diadakan di Indonesia sebagi tuan rumah, bahkan kunjungan wisata di Bali meningkat di momen ini. Tentu ini sangat membantu juga bagi para UMKM yang ada disana. Layaknya kemarin di Sirkuit Mandalika

Tidak ada komentar:
Posting Komentar